Jumat, 15 Maret 2013

Visi dan Misi Metro Tv

PT Media Televisi Indonesia merupakan anak perusahaan dari Media Group, suatu kelompok usaha media yang dipimpin oleh Surya Paloh, yang juga merupakan pemilik surat kabar Media Indonesia. PT Media Televisi Indonesia memperoleh izin penyiaran atas nama "MetroTV" pada tanggal 25 Oktober 1999. Pada tanggal 25 November 2000, MetroTV mengudara untuk pertama kalinya dalam bentuk siaran uji coba di 7 kota. Pada awalnya hanya bersiaran 12 jam sehari, sejak tanggal 1 April 2001, MetroTV mulai bersiaran selama 24 jam. Dari awalnya memulai operasi dengan 280 orang karyawan, saat ini MetroTV mempekerjakan lebih dari 900 orang, sebagian besar di ruang berita dan daerah produksi. Stasiun TV ini pada awalnya memiliki konsep agak berbeda dengan yang lain, sebab selain mengudara selama 24 jam setiap hari, stasiun TV ini hanya memusatkan acaranya pada siaran warta berita saja. Tetapi dalam perkembangannya, stasiun ini kemudian juga memasukkan unsur hiburan dalam program-programnya. Metro TV adalah stasiun pertama di Indonesia yang menyiarkan berita dalam bahasa Mandarin: Metro Xin Wen, dan juga satu-satunya stasiun TV di Indonesia yang tidak menayangkan program sinetron.
Metro TV juga menayangkan siaran internasional berbahasa Inggris pertama di Indonesia Indonesia Now yang dapat disaksikan dari seluruh dunia. Stasiun ini dikenal memiliki presenter berita terbanyak di Indonesia Metro TV juga menayangkan program e-Lifestyle, yakni program talkshow yang membahas teknologi informasi dan telekomunikasi. Metro TV dimiliki Media Group pimpinan Surya Paloh yang juga memiliki harian Media Indonesia dan Lampung Post. Kehadiran Metro TV sebagai saluran berita bisa dibilang merupakan suatu angin segar bagi dunia pertelevisian Indonesia yang didominasi oleh program-program sinetron dan melodrama televisi lainnya. Selain itu, Metro TV juga tidak menggunakan sistem rating, seperti yang berlaku di televisi-televisi lain. Berita-berita yang ditampilkan oleh Metro TV biasanya mengupas hal-hal terkini dan penting bagi masyarakat, seperti korupsi, pelanggaran hak asasi manusia dan lain-lain. Dalam konteks ini, Metro TV memberikan ruang bagi isu-isu yang selama ini tenggelam dari perhatian televisi swasta lainnya. Perlu dicatat bahwa Metro TV merupakan televisi Indonesia pertama yang memiliki program berita berbahasa Mandarin (Metro Xinwen), sebuah terobosan di tengah diskriminasi dan stigmatisasi orang Tionghoa dalam masyarakat Indonesia. Karena berfokus pada berita, Metro TV bisa dibilang lebih informatif. Ia juga memiliki akses ke banyak tempat dan isu yang sulit didapat oleh televisi-televisi maupun sumber berita lain, seperti radio atau surat kabar. Berikut adalah Visi dan Misi dari Stasiun Metro Tv:

Visi : Untuk menjadi sebuah stasiun televisi yang Indonesia berbeda dengan peringkat nomor satu untuk berita nya, menawarkan kualitas dan program hiburan gaya hidup. Memberikan kesempatan periklanan unik dan mencapai kesetiaan dengan pemirsa dan pengiklan. 

Misi : 
 * Untuk merangsang dan mempromosikan kemajuan bangsa dan negara menuju suasana demokratis, untuk  unggul dalam persaingan global, dengan penghargaan yang tinggi moral dan etika.
 * Untuk menambahkan kehadiran berharga untuk industri televisi dengan menyediakan perspektif baru, dengan meningkatkan cara informasi yang disajikan dan dengan menawarkan alternatif hiburan berkualitas.
 * Untuk mencapai tingkat pertumbuhan yang signifikan dengan mengembangkan dan meningkatkan aset, untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan karyawan, dan menghasilkan keuntungan yang signifikan bagi pemegang saham.
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar